Friday, September 30, 2005

Utk seorang akhwat yg 'harus' dipergikan

Pengalaman adalah guru terbaik.

Aku setuju dengan pernyataan tersebut. Plus ditambah ilmu dan insting maka sempurnalah ia.

Kenapa aku harus mengulang-ulang kejadian yang pernah terjadi. Kan tidak perlu berulang-ulang untuk meyakinkan hati jikalau aku sudah mengalaminya?

Bukankah di salah satu buku ttg pengembangan buku bercerita bahwa Tuhan memberikan suatu peristiwa berulang-ulang agar kita mengerti dan mengambil hikmah dari hal tersebut hingga di suatu hari nanti kita bisa berkata, "Aku tidak butuh ini lagi."

Pernahkah engkau percaya kepada manusia?

Bagus kalau engkau berkata, "Tidak."

Ya, jangan pernah! Kalau pun engkau hendak mencari sekutu maka ambillah dari saudara terdekatmu. Hal tersebut juga yang dilakukan Nabi Musa a.s dalam doanya kepada Allah Swt agar memberikan Nabi Harun a.s sebagai pendukungnya setianya.

Lalu datang Nabi Muhammad Saw yang mengajarkan akan kata-kata hasbunaLlah wa nikmal wakil (QS: Ali Imron: 173). Cukuplah Allah Swt sebagai pelindung dan Allah swt - lah sebaik-baiknya pelindung.

Tidakkah semua itu menjadi pelajaran bagimu wahai ukhtifiLlah?

Perbanyaklah tahajjud dan shaummu, lakukan perintahNya dan jauhi laranganNya. Insya Allah, Allah adalah sahabat terbaikmu dunia dan akhirat. Ia akan selalu mengabulkan doamu ya ukhti, semoga. Amin.

utk seorang akhwat di ujung keyboard. Aku selalu menganggapmu sebagai saudaraku namun Allah berkehendak lain. Afwan atas segalanya. Bukan aku sang penentu qadha dan qadar itu...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home